Tokoh Masyarakat Papua Nilai Aktivitas KNPB Kerap Menimbulkan Keresahan Masyarakat

oleh -2 Dilihat
banner 468x60

Papua — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, menilai aktivitas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) kerap menimbulkan keresahan dan berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial.

Menurut Karmin, masyarakat adat Papua memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kondisi keamanan yang stabil dinilai penting agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan di daerah.

banner 336x280

“Aspirasi yang dibawa KNPB tidak mencerminkan keinginan seluruh masyarakat adat Papua, khususnya di wilayah Tolikara. Masyarakat adat lebih menginginkan situasi yang aman dan kondusif agar roda pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan,” ungkap Karmin.

Karmin menegaskan, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Menurut dia, berbagai bentuk provokasi dan ketegangan yang muncul di tengah masyarakat justru dapat menghambat proses pembangunan serta mengganggu tatanan kehidupan sosial yang selama ini terpelihara.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal dan persaudaraan yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua. Sikap saling menghormati dan menjaga kedamaian dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kemajuan daerah.

“Stabilitas keamanan merupakan aset paling berharga untuk menjamin kesejahteraan masa depan anak cucu di Tolikara,” tegas Karmin.

Karmin secara khusus mengajak generasi muda Papua agar tidak mudah terpengaruh propaganda atau ajakan dari kelompok yang memiliki agenda tertentu. Ia mendorong kaum muda untuk menempuh jalur pendidikan dan dialog sebagai cara yang bermartabat dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, masa depan Papua perlu dibangun melalui kerja sama dan kolaborasi yang sehat dengan berbagai pihak, bukan melalui tindakan yang berpotensi memicu konflik horizontal.

“Masyarakat adat menginginkan situasi yang aman, damai, serta kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujar Karmin.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.