Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Pertahanan melalui Kunjungan ke Prancis

oleh -22 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat posisi Indonesia di panggung global melalui rangkaian kunjungan kerja ke Eropa. Kunjungan kenegaraan ke Prancis menghasilkan sejumlah capaian strategis di bidang ekonomi, investasi, ketahanan energi, dan pertahanan.

Agenda utama pertemuan kepala negara berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi, industri pertahanan, transfer teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi.

banner 336x280

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Prancis dalam mempercepat berbagai bentuk kerja sama strategis antara kedua negara.

“Kami berterima kasih atas dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan kerja sama ini. Kita ingin meningkatkan kerja sama, termasuk investasi di kedua negara. Saya sangat gembira dan menyambut baik pembentukan France-Indonesia High Level Business Council,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan dukungan negaranya terhadap penguatan hubungan ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa.

“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” kata Macron.

Macron juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis Prancis di kawasan Indo-Pasifik.

“Indonesia adalah mitra penting strategis dari Indo-Pasifik dan saya yakin ini juga bagian dari keyakinan Bapak Prabowo,” ujarnya.

Penguatan kerja sama kedua negara tidak hanya berhenti pada komitmen politik. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo menghasilkan empat kesepakatan komersial baru yang berfokus pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

“Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, tercapai empat kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan,” ujar Teddy.

Menurut Teddy, capaian tersebut merupakan hasil konkret dari pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Macron di Istana Élysée. Kedua pemimpin negara juga menghadiri peluncuran France-Indonesia High Level Business Council yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama MEDEF International.

Forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai 1,3 triliun dolar Amerika Serikat.

Teddy menambahkan, pada kunjungan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, kedua negara telah menandatangani 27 nota kesepahaman dengan nilai lebih dari 11 miliar dolar Amerika Serikat. Karena itu, forum bisnis tingkat tinggi tersebut diharapkan mempercepat realisasi investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.