Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 Senilai Rp12,83 Triliun

oleh -15 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA – Pemerintah resmi meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 menjelang Ramadan dan Idul Fitri guna menjaga daya beli masyarakat serta memperlancar mobilitas. Kebijakan yang diumumkan mencakup diskon transportasi, bantuan pangan, hingga kebijakan kerja fleksibel.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung program tersebut.

banner 336x280

“Kita menyiapkan paket stimulus yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kita menyiapkan Rp 12,83 triliun untuk diskon transportasi selama libur lebaran, termasuk juga diskon tiket pesawat,” ujarnya.

Ia menjelaskan alokasi dana tersebut mencakup sekitar Rp200 miliar untuk insentif transportasi dan sekitar Rp12 triliun untuk bantuan sosial.

Program ini berlaku pada periode Februari hingga Maret 2026 dan tidak mencakup diskon tarif listrik.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan stimulus ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang melakukan perjalanan mudik dan silaturahmi.

“Kita ingin meringankan saudara-saudara kita yang dalam rangka puasa dan Lebaran biasanya bersilaturahmi, mudik atau pulang kampung dengan kemudian kita memberikan stimulus-stimulus dalam bentuk diskon-diskon, baik tiket kereta api, tiket pesawat, maupun tiket penyeberangan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pengawasan terhadap kondisi infrastruktur jalan guna menjamin keselamatan pemudik.

“Kami terus berkoordinasi untuk memastikan kelaikan jalan-jalan yang sekarang dengan musim hujan ini banyak juga yang terjadi lubang. Kami sangat prihatin dan terus mengingatkan seluruh jajaran untuk memperhatikan hal-hal kecil yang berisiko fatal,” ujar Prasetyo.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut salah satu fokus utama stimulus adalah insentif transportasi dengan total estimasi Rp911,16 miliar.

“Diskon tarif transportasi, dengan total estimasi anggaran sebesar Rp911,16 miliar dari APBN dan dukungan non-APBN,” ungkapnya.

Ia merinci diskon tiket kereta api mencapai 30 persen dengan target 1,2 juta penumpang, diskon angkutan laut sebesar 30 persen, serta pembebasan tarif jasa kepelabuhanan untuk penyeberangan.

Selain itu, tiket pesawat domestik kelas ekonomi juga mendapat potongan 17–18 persen.

“Work from anywhere (WFA) atau flexible working arrangement (FWA) selama lima hari yaitu pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026,” tulis Teddy.

Untuk memperkuat daya beli, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga 4.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.