Papua – Program Cek Kesehatan Gratis mendapat dukungan positif dari berbagai elemen masyarakat di Papua. Salah satunya datang dari Ketua Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Papua Peduli Rakyat (KMP3R) sekaligus Tokoh Pemuda Papua, Paulinus Ohee, yang menilai program tersebut memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua.
Menurut Paulinus Ohee, kehadiran Program Cek Kesehatan Gratis menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia menyebut program tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan secara lebih mudah, tetapi juga menjadi investasi penting untuk masa depan Papua.
“Program Cek Kesehatan Gratis di Papua sangat positif. Program ini memberikan manfaat yang baik, khususnya bagi peningkatan SDM dan hak kesehatan masyarakat di Papua,” ujar Paulinus Ohee.
Ia juga menilai program tersebut sangat baik bagi anak-anak karena membantu mempersiapkan kesehatan mereka sejak dini. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, anak-anak Papua diharapkan dapat tumbuh lebih optimal dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Selain itu, Paulinus Ohee mengapresiasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis yang dinilai berjalan secara inklusif dan merata di berbagai wilayah Papua. Menurutnya, pemerataan layanan kesehatan menjadi hal penting agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat program tanpa terkecuali.
“Program ini sangat baik karena berjalan secara inklusif dan merata,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Paulinus Ohee juga mengimbau masyarakat Papua untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan Program Cek Kesehatan Gratis di seluruh wilayah Tanah Papua. Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan generasi Papua yang lebih sehat dan berkualitas di masa mendatang.
“Karena ini baik bagi kita, baik juga bagi generasi masa depan anak-anak kita di seluruh Tanah Papua,” tutupnya.













