MBG Ramadan Sajikan Menu Kering Tanpa UPF, Gizi Tetap Terjamin

oleh -17 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan menghadirkan inovasi menu kering tanpa kandungan Ultra-Processed Food (UPF) guna memastikan kualitas asupan tetap terjaga bagi para penerima manfaat. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan gizi masyarakat meski pola konsumsi mengalami penyesuaian selama bulan puasa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sudah menegaskan bahwa program MBG tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadan. Kebijakan itu dilakukan guna memastikan asupan gizi anak-anak dan kelompok rentan lainnya tetap terpenuhi di tengah ibadah puasa.

banner 336x280

Ia mengakui bahwa selama Ramadan ada penyesuaian mekanisme pemberian makanan. Penyesuaian ini khusus ditujukan bagi siswa-siswa beragama Muslim untuk menghormati siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan makanan siap santap di siang hari bagi siswa yang berpuasa. Sebaliknya, siswa akan diberikan makanan kering untuk dibawa pulang dan disantap saat waktu berbuka puasa.

“Jadi nanti kalau makan bergizi, di bulan suci Ramadan, bagi siswa yang beragama muslim, ya, nanti disediakan makanan kering. Telur gitu, yang kering, roti, kurma, nanti dibawa pulang,” ujar Zulhas.

Zulhas menegaskan bahwa meskipun terjadi perubahan jenis menu menjadi makanan kering bagi siswa Muslim, kualitas gizi dan lauk MBG tetap terjamin dan tidak akan berubah. Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap kebutuhan gizi anak-anak Indonesia dapat terus terpenuhi secara konsisten selama bulan Ramadan.

Di level daerah seperti Kota Tangerang, Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Banten memastikan bahwa program MBG terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan sesuai dengan instruksi Badan Gizi Nasional (BGN).

“Meski ada penyesuaian terkait teknis dan jenis menu, komitmen pemerintah dalam menjaga asupan gizi pelajar tetap menjadi prioritas,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar.

Wahyudi menjelaskan saat ini terdapat 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah aktif dan beroperasi di seluruh wilayah Kota Tangerang. Terkait mekanisme pembagian makanan selama bulan puasa, pihaknya juga mengikuti instruksi dari pusat.

“Kita mengikuti arahan pusat. Namun, prinsipnya 52 SPPG di Kota Tangerang sudah siap dan berjalan,” ujar Wahyudi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.