JAYAPURA Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua menyerukan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi maupun ajakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di Kota Jayapura. Seruan tersebut disampaikan menyikapi rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung di sejumlah titik di Jayapura.
Ketua LMP Provinsi Papua, Yan Cristian Arebo, meminta masyarakat bersama seluruh pihak menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, tetapi pelaksanaannya harus dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan keresahan maupun kerugian bagi masyarakat luas.
Kami meminta aparat keamanan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di Kota Jayapura, kata Yan kepada wartawan di Kota Jayapura.
Ia menilai langkah antisipasi perlu dilakukan sejak awal untuk mencegah munculnya gesekan selama kegiatan berlangsung. Aparat keamanan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya provokasi maupun penyusupan pihak-pihak yang dapat memperkeruh situasi.
Yan turut mengingatkan pengalaman kericuhan yang pernah terjadi di Kota Jayapura pada 2019. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting agar seluruh pihak lebih waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat muncul dalam rangkaian aksi massa.
Kami berharap aparat dapat mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pihak-pihak yang melakukan tindakan provokatif atau mengganggu keamanan, ujarnya.
Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau narasi yang beredar, termasuk narasi yang dapat mendorong tindakan provokatif. Sikap tenang dan kritis dalam menerima informasi dinilai penting agar situasi keamanan tidak terganggu oleh informasi yang belum terverifikasi.
Selain itu, seluruh elemen masyarakat di Jayapura diharapkan dapat menjaga ruang publik tetap aman serta menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat sesuai ketentuan hukum. Penyampaian aspirasi secara damai dinilai penting agar kepentingan masyarakat tidak terdampak oleh tindakan yang berujung pada gangguan keamanan.
Pernyataan tersebut merupakan sikap LMP Provinsi Papua terkait rencana aksi. Adapun tudingan mengenai keterlibatan kelompok tertentu dalam kericuhan 2019 masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak yang disebut maupun aparat penegak hukum.










