Koperasi Merah Putih Siapkan Ribuan Manajer Profesional untuk Perkuat Operasional

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta- Pemerintah terus mematangkan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dengan menyiapkan puluhan ribu manajer profesional yang akan ditempatkan di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan koperasi mampu dikelola secara modern, profesional, dan berkelanjutan saat mulai beroperasi secara luas pada Agustus 2026.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan proses rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih saat ini telah memasuki tahap akhir dan segera dilanjutkan dengan pelatihan sebelum penempatan di lapangan.

banner 336x280

“Kami sekarang pada saat yang sama sedang melakukan proses rekrutmen manajer-manajer Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih karena memang menyangkut aspek profesionalitas untuk bisa mengelola Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Akhir Juli sudah selesai, sekarang tahap seleksinya sudah selesai dan memasuki tahap persiapan pelatihan,” kata Ferry.

Menurut Ferry, pemerintah merekrut sekitar 35 ribu tenaga pengelola yang terdiri atas 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.000 manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kehadiran mereka dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan koperasi mampu menjalankan berbagai unit usaha yang telah dirancang pemerintah.

Ferry menjelaskan para calon manajer yang lolos seleksi saat ini tengah dipersiapkan mengikuti pelatihan sebelum ditempatkan di seluruh koperasi desa dan kelurahan.

“Nanti ini sekarang masuk tahap seleksinya sudah selesai. Sekarang mau memasuki tahap persiapan pelatihan bagi calon manajer-manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang insya Allah nanti Agustus akan ditempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah menyiapkan skema penempatan para manajer melalui perusahaan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara. Para manajer akan dikontrak selama dua tahun sebelum kemudian menjadi bagian dari pengelolaan koperasi desa.

“Setelah dua tahun di BUMN, mereka akan ikut di koperasi desa Merah Putih,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, pola tersebut diperlukan untuk memastikan proses pembentukan dan penguatan operasional koperasi berjalan optimal sejak tahap awal. Pemerintah juga membuka 35.476 formasi tenaga kerja untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem pangan nasional.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meluncurkan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, sebagai proyek percontohan. Pemerintah menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi desa dan kelurahan dapat diluncurkan pada Agustus mendatang dengan kesiapan tidak hanya dari sisi bangunan fisik, tetapi juga sumber daya manusia dan operasionalnya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.