Koperasi Desa Mendorong Produk Lokal Menjadi Kekuatan Baru Ekonomi Kerakyatan

oleh -3 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA – Peluncuran ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus membuka ruang lebih besar bagi produk lokal untuk berkembang sebagai kekuatan baru perekonomian nasional. Kehadiran koperasi ini diyakini akan memperluas akses pasar bagi hasil produksi masyarakat desa, mulai dari sektor pertanian, kerajinan, hingga kuliner.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa keberadaan KDKMP akan memperkuat tata kelola pembangunan desa, termasuk mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat.

banner 336x280

“Selamat atas peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk. Inisiatif ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, membuka peluang usaha, dan mendukung tumbuhnya UMKM di daerah,” ujarnya.

Ia menilai sinergi antara koperasi desa dan desa wisata dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, keduanya sama-sama bertumpu pada partisipasi masyarakat dan memberikan manfaat langsung kepada warga.

“Pengembangan desa wisata yang ditopang dengan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mendukung Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” katanya.

Dari 1.061 koperasi yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, sebanyak 30 koperasi telah terhubung dengan jejaring desa wisata nasional. Salah satu contohnya adalah Desa Wisata Tamanmartani yang menjadi percontohan nasional dan aktif menjadi agregator pemasaran produk UMKM lokal kepada wisatawan.

Seemnentara itu, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, memastikan koperasi yang mulai beroperasi di Jawa Timur dan Jawa Tengah siap menjadi penyerap utama produk masyarakat desa.

“KDKMP yang sudah beroperasi dipastikan akan menjadi offtaker dari berbagai produk masyarakat desa, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan, hingga kuliner,” ujarnya.

Ia menjelaskan operasionalisasi 1.061 koperasi ini merupakan tahap awal dari pembangunan nasional yang saat ini telah mendekati 9.200 unit.

“Ini merupakan awal dari KDKMP yang pembangunannya sudah hampir 100 persen untuk sekitar 9.200 unit,” katanya.

Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi terus bertambah hingga puluhan ribu unit pada 2026.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan optimisme bahwa target operasional 30.000 unit dapat tercapai melalui dukungan pembangunan sarana koperasi bersama TNI.

Dengan penguatan koperasi desa, produk lokal diharapkan tidak hanya bertahan di pasar regional, tetapi juga tumbuh sebagai fondasi baru ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.