AMANAH Segera Comeback! Saatnya Anak Muda Aceh Naik Level di Ekonomi Kreatif

oleh -2 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANDA ACEH – Menjelang relaunching program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH), penguatan kolaborasi lintas sektor semakin ditegaskan sebagai strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh. Momentum ini terlihat dari kunjungan Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal ke Gedung AMANAH di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga.

Dalam kunjungan tersebut, Illiza menilai fasilitas yang dimiliki AMANAH mampu menjawab kebutuhan generasi muda yang selama ini menghadapi keterbatasan ruang untuk berkembang. “Fasilitas di sini sangat lengkap dan luar biasa. Ini adalah jawaban bagi keresahan anak muda kita yang memiliki bakat, tetapi sering terkendala infrastruktur,” ujarnya.

banner 336x280

Gedung AMANAH sendiri dirancang sebagai pusat kreativitas terpadu yang mengintegrasikan berbagai sektor, mulai dari digital dan media hingga industri kreatif dan pertanian modern. Kehadiran studio musik, ruang podcast, hingga fasilitas produksi minyak nilam dan pengolahan kopi menunjukkan pendekatan yang menghubungkan kreativitas dengan aktivitas ekonomi produktif. Hal ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong hilirisasi komoditas lokal bernilai tambah.

Ketua Yayasan AMANAH, Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa relaunching program akan difokuskan pada penguatan kolaborasi yang lebih luas. “Kami ingin memastikan setiap potensi anak muda terfasilitasi, dari proses pelatihan hingga implementasi karya yang memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya. Ia menambahkan, berbagai fasilitas yang tersedia diharapkan mampu menjadi sarana pengembangan keterampilan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda.

Penguatan juga dilakukan pada sektor pertanian modern melalui pemanfaatan greenhouse, budidaya hortikultura, serta sistem bioflok untuk perikanan. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap relaunching AMANAH juga datang dari Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar yang menekankan pentingnya pengembangan kapasitas generasi muda sebagai motor pembangunan Aceh. Dalam audiensi bersama pengurus AMANAH, ia mengapresiasi konsistensi lembaga tersebut dalam membina generasi muda.

Ketua Yayasan AMANAH Syaifullah Muhammad turut menjelaskan bahwa AMANAH akan terus dikembangkan sebagai pusat pengembangan keterampilan lintas sektor. “AMANAH memiliki banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan anak-anak muda Aceh, mulai dari pelatihan pertanian, peternakan, ekonomi kreatif, UMKM, robotik, hingga rumah produksi nilam dan kopi beserta produk turunannya,” katanya. Ia berharap keberadaan AMANAH mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui kreativitas pemuda.

Sementara itu, Wali Nanggroe mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam pembangunan. “Pembangunan jangan hanya berorientasi pada gedung dan ruko semata, tetapi harus menjaga keseimbangan alam, keindahan, serta karakter Aceh. Aceh harus modern, namun tetap bernuansa keacehan yang kuat,” tegasnya.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, relaunching AMANAH pada 23 April 2026 mendatang diharapkan menjadi titik awal lahirnya ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terintegrasi. Program ini diproyeksikan mampu melahirkan generasi muda Aceh yang inovatif, mandiri, dan siap bersaing di tingkat global.*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.